Jumat, 20 Mei 2011

Melawan Revolusi

Dimana-mana
Kapan saja
Dan apapun kata takdir
Kita diincar mesin pengubah pola pikir


"Jangan hanya mimpi yang kau ukir! Itu akan sia-sia berakhir!"


Toh, ujungnya bakal keluh kesah yang mengalir
Dari kepala hingga lahir di bibir


Berkali-kali mendesak dalam pasrah
Bahkan menyerah
Tapi melawan revolusi ini juga salah

Mundur mudah
Tinggal berlaga lemah
Tapi kau tahu betul
Angin kosonglah yang kan terunduh
Hasih kerja keras tanpa peluh

Nihil kita dapat pulang dari luar
Meoimba di sumur kering
Dan berladang di tanah gersang


Revolusi... Teori sehari-hari...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

|aku hanyalah buliran dihamparan pasir. tersapu ombak, tertiup angin pantai. dan kau adalah penguatku. walau tak sekokoh karang. kau mampu buatku berarti|CAMELIA FA|www.sajaksepasang.blogspot.com|